Profil

Selasa, 04 Februari 2014

SEKAR

ajaiiiib !!

hahaha, kemarin baru aja ikutan kuis yang hadiahnya novel bukan salah waktu. daaaan, harus bikin cerita pendek sekitar 500-1000 kata gitu. nah, tokoh dalam ceritaku namanya SEKAR. dan tanpa sengaja aku mengetahui bahwa tokoh dalam novel bukan salah waktu juga adalah SEKAR. hahah

jadi, sebenernya SEKAR itu siapa siiiih? wkwkwk yaaa dia. dia itu ;p

Jumat, 31 Januari 2014

Mokona

mokona... hei mokona !!

kamu tau diriku? iya, sakura desu. tentu kamu tau ya hahahaha -__-
nah mokona, aku tau kamu makhluk yang paling lucu yang pernah ada *nyeh* dan aku tau kamu adalah penolong di antara aku, syaoran, fai, juga kurogane. kau bisa menerjemahkan bahasa kami sehingga kami dapat berkomunikasi. yakan?

dan mokona, heii mokona :') perasaan takut yang berakar di sini, di dada ini. bisakah kau terjemahkan untukku? hahaha -,-"

Kamis, 23 Januari 2014

dandelion 2

biar kuceritakan sesuatu. hm... aku mau bicara tentang bunga. yea, bunga lagi.

yah, sebenarnya aku hanya sedang buntu. aku merindukan banyak hal, juga semangat-semangatku. mereka sedang hilang akhir akhir ini. namaku sakura, ya sakura. tapi... tidak tampak seperti sakura. sakura itu warnanya merah muda, cantik, langka, jarang ada. kehadirannya dinantikan siapa pun, indah. dirindukan setiap tahunnya... dipuja banyak orang, teduh, rindang, ceria, semangat. kyah...

mawar? bunga mawar juga bagus. tapi terlalu angkuh, terlalu ingin menonjol di antara yang lain, terlalu merah saat jadi merah. terlalu kuning saat jadi kuning. terlalu putih saat jadi putih. mungkin terkadang aku bisa menjadi bunga mawar. tapi tidak, mawar terlalu megah, terlalu berambisi. aku tidak punya prinsip sekuat mawar, atau keteguhan dan ketegaran yang luar biasa. tidak.

aku juga bukan melati. terlalu lembut dan anggun. kecil tapi wibawa, berkharisma. mengingatkanku pada seseorang. suka menolong, bersih, tanpa prasangka, mewangi. luar biasa sempurna. aku tidak punya hati sebersih itu, kadang aku berprasangka buruk. dan menjengkelkan, haha iya kan?

anggrek. bunga ini tumbuh di tempat tertentu. terlalu pemilih. terlalu hati-hati. tapi luar biasa cantik, kan? warna ungunya, warna kuningnya. bahkan saat berwarna hitam pun tetap luar biasa cantik. angrek... angrek... hm... bukan.

teratai. nah, ini bunga yang unik, kelopaknya seperti mahkota. seperti ratu. tumbuhnya hanya di air, meneduhkan ikan-ikan, menjaga, menaungi, melindungi dari sinar matahari yang terlalu terik. mungkin juga bijaksana. yaa, semacam itu. teratai mengingatkanku pada seseorang yang begitu dewasa. entah siapa, aku hanya tidak ingin menyebutkannya. aku bisa jadi teratai. aku mampu menjaga, bisa melindungi. tapi terkadang aku terlalu rapuh, sehingga justru aku yang dilindungi. terlalu payah, huh?

bunga matahari. ceria, semangat. tumbuh berkelompok, senang berteman, yah. tangkainya tinggi, seorang pengkhayal yang baik. aku sering menjadi bunga matahari, sibuk melamun, kemudian kembali ceria. bersemangat dan bahagia menjadi diri sendiri. tapi saat matahari hilang, dan hujan turun, kelopaknya kuyup. terkadang bunga matahari pun merunduk dalam-dalam. sebelum ceria lagi esok harinya. yah, siapa tahu? seseorang yang terlihat begitu ceria terkadang menyimpan kesedihan yang paling dalam di hatinya. nah! tapi bunga matahari tidak setinggi langit, ia punya batas. ia terbatas. terkadang aku tidak menyukai apa itu batas. tidak.

bebas. lepas. mencari sesuatu yang sebetulnya tidak pernah dipahami. ya kan? seperti bunga dandelion. tidak pernah ada dalam jambangan jambangan mahal. tumbuh di mana saja sesuai dengan keinginan hati. terbang saat tersentuh angin, mudah goyah, rapuh dan ringan. pergi jauh sampai ada tempat yang bisa ditumbuhi. tidak wangi, tidak berwarna warni, tidak banyak dipuji. bunga ini... cukup bahagia menjadi dirinya saja. aku ingin jadi seperti dandelion. ingin. berserah saat angin meniupnya, atau terkena badai sekali pun. kemudian kembali tanpa luka dan bekas lecet sehabis terkena badai, tidak. ia dapat menyesuaikan dalam angin apa pun. udara selalu bersahabat dengannya. kemudian saat dia hinggap pada tanah yang gersang, ia akan bersabar sampai hujan menyentuhnya, sehingga benihnya bisa tumbuh dan hidup, dan bahagia. saat bunga-bunga yang lain merasa paling segalanya dengan warna, wangi, dan kelopaknya yang indah, ia bahagia dengan bagaimana dirinya diciptakan. ia bisa bertahan dengan tumbuh di antara rumput-rumput liar, semak berduri, atau genangan yang berlebihan. ia senang bermain dengan anak-anak kecil yang meniupnya dengan gemas, bertahan dalam sengat matahari, setia saat cuaca dingin sekali pun. luar biasa bukan, bunga ini?


aku ingin bisa menjadi seperti ini. karena sesungguhnya dalam diri setiap dandelion itu, tumbuh semua bunga yang bermekaran, kan?

***

Rabu, 22 Januari 2014

dandelion

dandelion?

iya, bagus kan? baru sadar aku suka sama bunga ini wkwkwk. dandelion ngga wangi, taapi luar biasa cantik. gimana kalo wangi? hebat sekaliiiii mhihihi


brilian, katanya kita bisa bikin permintaan, dititipin ke bunga ini, terus diterbangkan angiiin. lucu yah, sejahat apa pun anginnya, dandelion tetep mencoba bersahabat, membiarkan angin menyentuh kelopak-kelopaknya yang ringan, kemudian terbang. terbaaaaaang memikul setiap permintaan, menuju sebebas-bebasnya alam *apasih* wkwkwk

nah, kamu punya permintaan apa? aku punya satu... dan rahasia :)

Senin, 20 Januari 2014

random

kenapa gambarnya ini? soalnya lagi musim ujan. hahaha yaudah sih karna judulnya juga random jadi terserah aja yaks. hhahah. udah lama ngga ceritaaa banyak banyak lebar lebar panjang panjang. biasanya ceritanya galau mulu atau terlalu retorika. eh, retorika apaan sih? -__-"

hari ini hamzah mulai magang dan minta dibangunin, jadinya aku mestinya bangun subuh dan nelpon, tapinya kesiangan jadi sasah. aku sms dan telpon ga diangkaat, aku sms yudha juga pending, akhirnya aku sms sisy minta nomernya dona buat nanyain hamzah -__-" *kayaknya judulnya nih mestinya frontal ya bukan random hahahaahahah* eh ternyata pending juga, terus baru inget kalo hamzah gapunya pulsa sms. yaudah, toh dia udah di jalan. hahahaha.

jam 9 baru bener bener bangkit, buka jendela, ujaaaaaaaan. jadinya mager, tidur lagi lima menit *wacana* hari ini mesti ke kampus ngambil surat keterangan ikut ujian susulan organik fisik, dan udah nyampe kampus ternyata belum jadi -____- akhirnya jalan-jalan di tengah ujan. sebenernya pengen banget ujan-ujanan tapi bawa laptop jadinya gimana dong yah -_-" pake payung warna ungu yang dibeliin sama papah tempo dulu, jadi payung kesayangan *lah iya kan cuma punya satu *apasih

sekarang di lsi. duduk di depan mbak-mbak yang cantik make up dan sangat ramah sekalee~ yakin banget itu angkatan 47 tapi gayanya luar biasa dewasa, beda banget yah sama seseorang *meh. duduk deket jendela besaaaar terus luar biasaaaaaaa, ternyata di luar terang sekali, ada matahari :'

akhir akhir ini bogor emang dingin banget kayak di kuningan. terus gimana di kuningan? harusnya udah pulang dari minggu kemarin tapi karna ada ujian susulan organik fisik yang yaa ampun jadi inget lagi kan suratnya belum jadi -__-, padahal semalem nungguin sms balesan dari dosen buat ikut ujian susulan, ditungguiiiin, dan ternyata smsnya emang ngga kekirim -__- baru deh tadi pagi sms lagi dan boleh ikut susulan kalo bawa surat. ujiannya jam 8, kalo sampe lupa lagi..... terkutuk diniiiiii jangan males makanya -___-

ih di luar terang dongs iiih *gerimis sih* pengen jalan-jalan ke mana gitu, ke gramedia mungkin, udah berbulan bulan ngga beli novel, tapi ngga ada uang juga -__-" jadi galau, galau muyu :3 hari ini rencananya di lsi sampe malem, belajar *mudah mudahan*. yah daripada membusuk di kamar sendiri, dingiiin udah gitu ntar jamuran -__-"

mbak-mbak cantiknya udah pergi dengan bilang "duluan yah" sambil pasang tampang yang *emang* cantik. hahah, terus jadi sendirian. eh nggak deng, langsung ada gantinya. mbak-mbak juga hahahaha *apasih *gapenting.

wangi pop miieee, wangi banget yaaaaa sampe jd laper lagi, tapi gaboleeh, semalem udah makan mie rasa soto. ngga sukaaa tapi abis dan ternyata rasanya enak enak aja hahahha -___-" duh mataharinya ilang lagi, lagi galau mungkin. eh kasian tau yang kena banjir, temenku banyak yang kena banjir. mbak-mbak di depanku cuma naro laptop terus ilang, percaya banget ya sama aku, alhamdulillaah :'

eh belajar diniiiiiiiiii !! -_____-"


Sabtu, 18 Januari 2014

Punggung

Seperti daun yang lerai dari ranting, aku melihat punggungmu. Menjauh... Terasa jauh...

Dulu aku merindukanmu diam-diam, mencintaimu dengan separuh mimpi separuh kenyataan. Cinta membuatku tak bisa membedakan mimpi dan yang pasti. Aku hanya mencintaimu, dalam mimpi atau kenyataan sekali pun. Kamu selalu berhasil memonopoli setiap jengkal otakku, hatiku, hidupku.

Sekarang pun aku tetap merindukanmu, selalu. Tapi terkadang aku ingin jadi sepertimu. Yang mencintai dengan sederhana. Yang merindu dengan secukupnya. Sungguh, aku ingin jadi sepertimu yang bisa menyelesaikan makanmu lebih dulu sebelum membalas pesanku. Atau mengerjakan sesuatu yang kamu inginkan lebih dulu sebelum mengabariku. Sungguh sayang, aku ingin bisa seperti itu.

Tapi perasaan membuatku menjadi berlebihan, menjadi terlalu mencintai. Terlalu menyayangi. Dan kemudian aku menjadi terlalu takut untuk kehilanganmu.

Seharusnya aku dapat mencintaimu dengan sederhana. Supaya kamu menyadari bahwa cintaku benar-benar berharga. Bagaimana pun, aku juga ingin merasa seperti sesuatu yang ditunggu, sesuatu yang dinantikan.

Aku tahu, terkadang aku bisa menjadi sangat menjengkelkan. Aku minta maaf atas semua cara yang salah. Aku merindukanmu...


Meditria, 2014. Sesak.

Minggu, 12 Januari 2014

Beban

Pada saat memberikan kuliah tentang manajemen stress, Stephen F. Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Seberapa berat menurut anda kira-kira segelas air ini?” Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya,” kata Covey.


“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”

“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya,” lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi. Kita harus meninggalkan beban kita secara periodic, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban tersebut.”

“Bukan beban berat yang membuat kita stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.”

sumber: demagogi21@wordpress.com