Tampilkan postingan dengan label Quotes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quotes. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Mei 2014
Kamis, 27 Februari 2014
Jumat, 03 Januari 2014
Kamis, 02 Januari 2014
Rabu, 18 Desember 2013
Tiga Catatan Terakhir
1.
di dalam sebuah pejam
aku saksikan sepasang mataku
menghamburkan jutaan
kunang-kunang. Kuning
seperti daun lerai dari ranting.
aku saksikan sepasang mataku
menghamburkan jutaan
kunang-kunang. Kuning
seperti daun lerai dari ranting.
kunang-kunang itu berkerumun di ujung-ujung
jari tanganku menyematkan ciuman terakhir
sebelum terbang berkilau-kilauan di udara.
jari tanganku menyematkan ciuman terakhir
sebelum terbang berkilau-kilauan di udara.
kunang-kunang itu melanglang mencari sepasang
matamu yang berada dalam sebuah pejam yang lain
pejam yang telah lama direncanakan alam dan malam.
matamu yang berada dalam sebuah pejam yang lain
pejam yang telah lama direncanakan alam dan malam.
dan engkau menyangka kunang-kunang
yang masuk ke matamu adalah mimpi,
mimpi yang engkau duga-duga maknanya.
yang masuk ke matamu adalah mimpi,
mimpi yang engkau duga-duga maknanya.
namun pada saatnya engkau akan tahu,
kelak kunang-kunang itu terbang
hinggap di kelopak pipimu
setiap kali aku engkau kenang.
kelak kunang-kunang itu terbang
hinggap di kelopak pipimu
setiap kali aku engkau kenang.
2.
tiba-tiba mampu aku pahami
seluruh yang pernah datang
bertandang ke dua mataku
bahkan yang aku duga mimpi.
seluruh yang pernah datang
bertandang ke dua mataku
bahkan yang aku duga mimpi.
tiba-tiba aku jatuh cinta
melebihi seluruh jatuh cinta
yang pernah menyakiti dadaku. namun
melebihi seluruh jatuh cinta
yang pernah menyakiti dadaku. namun
ketika ingin aku katakan pada telingamu
aku tak lagi memiliki suara,
ketika ingin aku katakan pada matamu
aku tak lagi memiliki cahaya.
aku tak lagi memiliki suara,
ketika ingin aku katakan pada matamu
aku tak lagi memiliki cahaya.
3.
melalui lubang pepori kulitku, air resap perlahan
membentuk sungai-sungai kecil di tubuhku.
membentuk sungai-sungai kecil di tubuhku.
sungai itu mencari rongga dadaku
mencari lautan yang pernah dipenuhi
ribuan ikan mungil peliharaanmu.
mencari lautan yang pernah dipenuhi
ribuan ikan mungil peliharaanmu.
sesaat sebelum mataku dikatup
dan peti matiku ditutup,
sungai-sungai itu meluap,
menguap ke langit lapang,
langit yang selalu engkau pandang
sambil menggigit bibir sendiri
dengan mata bergenang-linang.
sebab engkau tak mau lebih manja
dari langit di bulan-bulan hujan.
dan peti matiku ditutup,
sungai-sungai itu meluap,
menguap ke langit lapang,
langit yang selalu engkau pandang
sambil menggigit bibir sendiri
dengan mata bergenang-linang.
sebab engkau tak mau lebih manja
dari langit di bulan-bulan hujan.
tetapi tidak. kelak langit dan dirimu
sendiri akan memaafkan semua
kesedihan yang engkau ciptakan
dari kematianku.
sendiri akan memaafkan semua
kesedihan yang engkau ciptakan
dari kematianku.
Aan Mansyur, 2011.
Iya, beluuuum ;3
Tidak ada keluarga yang sempurna. Hanya keluarga itu sendiri yang tahu bagaimana caranya menyempurnakan. Mungkin keluargaku hanya belum berhasil :)
Selasa, 17 Desember 2013
Kata Ibu
"Tuhan.
Apa yang akan terjadi dengan esok hariku?"
Apapun itu Ibu, percaya pada hatimu, percaya pada Tuhanmu.
Meditria, 2013. "..."
Apa yang akan terjadi dengan esok hariku?"
Apapun itu Ibu, percaya pada hatimu, percaya pada Tuhanmu.
Meditria, 2013. "..."
Doa Ayah
"Tuhan, Tuhanku.
Apakah benar ia adalah jodohku, istriku ini?
Jika ya, maka selamatkanlah aku dari rasa lelah ini.
Lindungilah aku dari prasangka buruk.
Karena sesungguhnya aku telah teramat bersedih dengan semua ini.
Tapi, Tuhan.
Aku tetap bersyukur kepada-Mu karena telah memberiku istri dengan rahim yang bagus.
Sehingga ia dapat melahirkan anak-anak yang sempurna untukku.
Aamin."
Nah, tidak ada alasan untukku untuk tidak menangis bukan?
Meditria, 2013. Aamin :'
Apakah benar ia adalah jodohku, istriku ini?
Jika ya, maka selamatkanlah aku dari rasa lelah ini.
Lindungilah aku dari prasangka buruk.
Karena sesungguhnya aku telah teramat bersedih dengan semua ini.
Tapi, Tuhan.
Aku tetap bersyukur kepada-Mu karena telah memberiku istri dengan rahim yang bagus.
Sehingga ia dapat melahirkan anak-anak yang sempurna untukku.
Aamin."
Nah, tidak ada alasan untukku untuk tidak menangis bukan?
Meditria, 2013. Aamin :'
Kamis, 31 Oktober 2013
Senin, 09 September 2013
Semuanya :)
Berapa banyak rindu yang kau izinkan datang hari ini? Satu, dua, tiga, atau banyak? Sayang, aku punya semuanya :)
Kamis, 18 Oktober 2012
Kamis, 21 Juni 2012
Quote
Tanpa sengaja. Kaulukai diriku dengan cinta. Dan kita garami bersama dengan sengaja. Perih yang indah dalam rasa sakit.
*Komang Ira P-Di Hilir, Doaku Menjelma Gadis Mimpi
Quote
Suhu tubuhku yang hangat menyusut tiba-tiba, lantas aku merasa sampai pada batas impian yang terburuk: susah sekali menangis, dan tak mampu kugerakkan bibir, bahkan untuk menyebut nama Tuhan.
*Keff, Sepanjang Braga
Senin, 09 April 2012
Sabtu, 10 Maret 2012
Rainbow
Pada perjumpaan tak terbilang
Kita wakili wangi matahari
Kita sentuh alur gerimis
Kita, jadi pelangi lagi :)
Langganan:
Postingan (Atom)





